perjalanan
tak terasa sudah tiga tahun lebih waktu berjalan, ketika itu aku duduk di suatu tempat dimana tak seorangpun yang aku kenal… sepasang sepatu usang, kemeja putih dan celana hitam serta tas macho hijau yang sebelumnya telah mengiringi perjalananku menuju tempat ini menjadi saksi janji-janjiku saat itu… tanpa kusadari aku telah banyak terlena oleh buaian manis semua orang disekitarku… aku tak menyadari kalau ini akan semakin menjerumuskanku secara perlahan ke dalam kehancuran… namun aku bersyukur di tengah perjalanku yang semakin tak menentu itu, aku menemukan kembali tujuan mengapa aku berada di tempat yang keras ini… aku ingin kembali berjalan lurus ke depan dengan kepala tegak… menatap semua yang ada di depanku dengan penuh kepastian dan keyakinan… tak lagi seperti dulu menunduk merenung kemana langkah kaki ini akan menjejakkannya…
Comments(0)